Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2023

Terlalu Sibuk Melihat Aib Orang Lain Sampai Lupa Memperbaiki Diri

Gambar
  Ada kalanya lidah lebih cepat daripada akal. Baru seseorang selesai bercerita, kita sudah ikut menimpali. Baru melihat kekurangan orang lain, kita sudah punya komentar. Kadang dalam bentuk keluhan, kadang candaan, kadang pula dibungkus kalimat sederhana: “Aku sebenarnya cuma cerita, kok.” Padahal, tidak semua cerita perlu disampaikan. Dalam Islam, membicarakan keburukan seseorang yang tidak ia sukai jika mendengarnya disebut sebagai ghibah. Rasulullah ﷺ pernah menjelaskan, “Tahukah kalian apa itu ghibah? Yaitu engkau menyebutkan tentang saudaramu sesuatu yang ia benci jika mendengarnya.” (HR. Muslim). Yang membuat ghibah terasa berbahaya adalah karena ia sering datang tanpa terasa sebagai dosa. Kita tidak merasa sedang melakukan sesuatu yang besar. Hanya ngobrol. Hanya curhat. Hanya ingin berbagi pengalaman. Hanya ingin mencari teman yang memahami perasaan kita. Tetapi bisa jadi, di balik “hanya” itu, ada hati orang lain yang sedang kita buka aibnya. Lebih menyedihkan lagi, keti...

Benarkah Manusia Bisa Berubah?

Gambar
Benarkah manusia bisa berubah? Ide judul ini tercetus saat aku membaca buku "Berani Tidak Disukai" yg ditulis oleh Ichiro Kishimi & Funitake Koga.  Buku ini merupakan buku self improvment yang cukup menduduki peringkat atas dan banyak peminatnya. Sudah pasti banyak yang membaca dan apabila apa yang aku tulis ini ada kekurangan mohon disempurnakan. Dalam buku tersebut diutarakan bahwa ada dialog antara dua orang, si suhu dan si junior yang beradu pendapat ttg perubahan sikap manusia. Benarkah manusia bisa berubah? Ya si suhu mengatakan bahwa benar. Contohnya saat kita sedang marah sama anak, lalu tiba-tiba bos kita telepon, kita bisa langsung ramah berbicara dengan si bos. Bener gak?? Atau ada yang pernah ngerasain juga? Nah, kebetulan banget baru-baru ini aku juga lagi menyelesaikan baca buku ini. Ehmm oh iya buku ini dipinjam dari Perpustakaan Daerah Kota Jakarta yang terletak di Cikini, jadi orang-orang menyebutkan Perpus Cikini. Kebetulan ada temen yang min...