Postingan

Terlalu Sibuk Melihat Aib Orang Lain Sampai Lupa Memperbaiki Diri

Gambar
  Ada kalanya lidah lebih cepat daripada akal. Baru seseorang selesai bercerita, kita sudah ikut menimpali. Baru melihat kekurangan orang lain, kita sudah punya komentar. Kadang dalam bentuk keluhan, kadang candaan, kadang pula dibungkus kalimat sederhana: “Aku sebenarnya cuma cerita, kok.” Padahal, tidak semua cerita perlu disampaikan. Dalam Islam, membicarakan keburukan seseorang yang tidak ia sukai jika mendengarnya disebut sebagai ghibah. Rasulullah ﷺ pernah menjelaskan, “Tahukah kalian apa itu ghibah? Yaitu engkau menyebutkan tentang saudaramu sesuatu yang ia benci jika mendengarnya.” (HR. Muslim). Yang membuat ghibah terasa berbahaya adalah karena ia sering datang tanpa terasa sebagai dosa. Kita tidak merasa sedang melakukan sesuatu yang besar. Hanya ngobrol. Hanya curhat. Hanya ingin berbagi pengalaman. Hanya ingin mencari teman yang memahami perasaan kita. Tetapi bisa jadi, di balik “hanya” itu, ada hati orang lain yang sedang kita buka aibnya. Lebih menyedihkan lagi, keti...

Karya-Karya yang Terbukukan

Gambar
  Air Mata Luka (Antologi Cerpen), 2016, Penerbit Harasi Semua Tentang Kita (Antologi Cerpen), 2016, Mawar Publisher Personal Branding Pustakawan, 2016, Penerbit Ladang Kata Mozaik Pendidikan, 2017, Penerbit Pohon Cahaya Melukis Langit Impian (Antologi Cerpen), 2017, Penerbit Azyan Mitra Media Inovasi Layanan Perpustakaan, 2017, Penerbit Yuma Pustaka Fruit and Vegetable Stories – Kumpulan Dongeng Sayur dan Buah, 2018, Penerbit Wonderland Sepotong Rasa dalam Toples – kumpulan cerpen, 2018, Penerbit Intishar Yuk, Jadi Remaja Unggul, 2018, Penerbit Checklist Cinta dalam Pikiran Manusia yang Pura-Pura Dewasa, 2018, Penerbit Trust Media Ensiklopedi Kehebatan Transportasi Dunia, 2018, Wonderland Publisher Amazing Pregnancy, 2018, Wonderland Publisher. Cerita Unik dan Seru, 2018, Penerbit Dandelion Tales from Wonderland, 2019, Wonderland Publisher Suara Bersampul Merah, 2019, Penerbit Intishar Cinta Kala Itu, 2019, penerbit FunRead Ramadan Berkah Ala Rasulullah, 2019, Wonderland Publisher...

Khitanku Bahagiaku

Gambar
  Assalamualaikum warah matullahi wabarakatu. Perkenalkan namaku Salman kali ini aku ingin menceritakan kisahku saat liburan kmrn yang berjudul: “Khitanku Bahagiaku” Waktu itu sebelum ujian akhir semester ganjil, aku menginginkan untuk sunat karena aku ingin seperti teman temanku. Kata mereka sunat itu gak sakit dan nanti juga dapat mainan. Tentu aku tergiur. Aku pun bilang kepada ayahku kalau aku mau sunat.  "Y ah, boleh gak?" dan kata ayahku aku boleh tapi sunat di mana? Lalu aku menjawab mau di Safubot tapi kata ayahku itu mahal terus aku cari yang lain dan akhirnya ketemu. Sesudah itu aku langsung pergi ke tempatnya aku tidak langsung sunat karena aku mau ikut promo biar gak banyak bayarnya. Setelah sampai di tempatnya ternyata aku sunat di Klinik Abdul Karim. Selanjutnya aku masuk dan mengantri lalu dicek dulu. Saat dicek aku tidak dapat promo karena suatu alasan. Tapi aku tetep pengen sunat. Lalu kata dokternya memberikan solusi besok bakal dipanggilin dokter yang...