Perkara di Balik "Semampunya"

Gambar
Suatu hari, aku diundang ke sebuah acara makan bersama. Konsepnya sederhana dan terkesan santai: setiap orang diminta membawa snack untuk dibagi-bagi, sesuai kemampuan masing-masing. Saat mendengar itu, aku merasa cukup lega. Tidak ada tekanan untuk membawa sesuatu yang spesial atau mewah. Jadi, aku memutuskan membawa makanan yang sederhana, ya menurutku cukup layak untuk dibagi lah. Namun, semua itu berubah ketika acara dimulai. Meja yang seharusnya menjadi tempat snack sederhana justru dipenuhi dengan berbagai makanan yang luar biasa: kue-kue dengan dekorasi cantik, snack dalam kemasan mahal, hingga hidangan yang lebih cocok untuk acara formal. Sementara itu, makanan yang kubawa terlihat begitu sederhana di antara semua itu. Aku mulai merasa tidak nyaman. Seolah-olah, keberadaanku dan apa yang kubawa tidak cukup untuk momen ini. Perasaan insecure itu muncul begitu saja. Aku mulai bertanya pada diriku sendiri: Apakah aku terlalu cuek? Apakah aku salah menilai acara ini? Ap...

Unboxing Masalah dan Solusi

Malam itu hujan rintik-rintik, ada seruan "Pakeeeeetttt!", dengan nada yang khas, tau lah ya.😀 
Aku sedikit terperanjat dan buru-buru mengambil jilbab lalu kutemui "Mas-Mas" bermantel oranye itu.

Terkadang aku suka lupa, ini paket apa ya? Karena memang selama di sini aku lebih suka belanja via online, terlebih e-commerce yang sering ditawarkan ama mas Al dan mb Andine itu😀

Belanja online itu lebih praktis dan lebih hemat sih menurutku. Apalagi di sini yang jalanannya macet ga ketulungan. Bikin males pegi-pegi kalau gak penting buanget. Padahal bukan di pusat kota aja dah "amazing" suasana jalannya. 

Selain itu, belanja online mah gak usah pakai mandi dulu, dandan dulu, dan tetek bengeknya, 'kan ya tinggal nunul HP aja. Barang-barang yang gak urgent banget buat dipakai memang belanja online solusinya.

Ehmm ngomong-ngomong soal solusi. Aku mau cerita dikit soal barang pesanan yang baru kupesan ini. Oh ya jadi kemarin aku beli folding desktop phone stand,  istilah lain dari penyangga HP😀

Pas melakukan unboxing nih, tiba-tiba aku nemu sepotong gabus tipis yang sudah berpola gitu. Lalu kutelisik ini buat apa sih? Sepintas bulet-bulet 4 biji dan kotak memanjang. Kayak mirip obat jenis tablet gitu. Aku berpikir, ini pabrik ngapain bikin kayak gini kalau ga ada manfatnya. Yee kan? Sempat terbesit ingin kubuang aja, paling ya cuma "katutan" gitu. Tapi tak pikir-pikir lagi, ini buat apa sih?? 
Kupandang semua sudut piranti itu. Kuanalisis kira-kira yang bulet-bulet itu taruh mana. "Aha" tiba-tiba kayak lampu menyala, kutemukan di bagian bawah ada 4 skrup, nah kayaknya cocok tuh ama buletan 4 gabus tadi. Kucomot lalu kupasang tepat dibagian skrupnya. Yaps, bener, cucok banget. Dan selain buat nutupin si skrup agar lebih "eikecing" ternyata bisa untuk mengurangi gesekan bagian bawah, lebih "nggendut" gitu. Akhirnya satu masalah selesai. 

Tapi masih ada lagi nih, gabus bentuk persegi panjang yang terpotong bagi dua itu untuk apa? Layaknya seorang propesor, kuteliti lagi nih. Ehmm kok agak kocak-kocak ya kalau digerak-gerakan stand holder itu. Waahh brati ada sparepart yang copot bagian dalam. Jangan-jangan karena gak ada gabus persegi panjang tadi. Lalu kubuka deh tuh skrup ama gabus bulet yang dah tertempel tadi. Nambah kerjaan lagi dong? Iya sih, daripada nganggur😂. Untung di rumah ada obeng yang imut, jadi proses pembukaan skrup mulai berjalan dengan lancar. 

Setelah terbuka bagian bawah tadi, ternyata ada plat besi gitu. Kalau dianalisis besi itu bisa jadi untuk pemberat bagin bawah. Jadi bisa untuk menjaga keseimbangan ketika HP diletakan di atasnya. Nah biar gak "kocak-kocak" makanya perlu diberi pengganjal, ya sisa gabus tadi. Ehmm masuk akal juga. Lalu gabus persegi panjang itu tadi kusematkan di sisi atas dan bawah plat besi, trus kututup lagi kupasang lagi sekrupnya. Dan benerrrr gaiss, udah gak berisik lagi kalau digoyang-goyang.

Sebenernya kenap sih aku mesti cerita hal recej kayak gini? Entah bagi yang lain itu penting apa gak, tapi aku mau mengutarakan sebuah hikmah. Yaelah, sok banget ya😀. Ya ini sebagai pengingat diriku sendiri aja. Bahwa setiap masalah itu ada solusinya. Ibaratnya udah satu paket. Sama kayak stand holder dan pritilan gabus tadi lho. Oh ya satu lagi, masalah itu harus dihadapi, jangan malah dihindari. Karena dengan adanya masalah itu hidup jadi lebih bergairah. Ehh iya gak sih. Hehehe.

Andai aja pritilan gabus tadi kuabaiakan, atau malah kubuang, jadinya stand holder akan terus "kocak-kocak" dan bagian bawah pas skrup gak jadi estetik. Iya kan??

So, selamat menghadapi masalah🤗

Komentar

Popular Posts

Ketika Tren Ramadan dan Lebaran Menjadi Bumerang

The Power of Qadarullah: Belajar Tenang Saat Takdir Tidak Sejalan Harapan

Tak Apa Jika Pencapaian Kita Berbeda